Senin, 27 Januari 2020

3.10 MENGANALISIS PERMASALAHAN PADA INSTALASI SOFTWARE APLIKASI 
  1. File dan data yang akan diinstall hilang atau rusak, menyebabkan file tidak bisa diinstal dan otomatis tidak bisa digunakan. Solusi jika sahabat Gci menemui kendala ini ialah perlu mendownload kembali file atau data dari aplikasi yang akan diinstal. Kemudian pastikan terlebih dahulu dengan cermat apakah proses download dilakukan dengan benar dan tidak ada file atau data yang rusak.
  2. Kemungkinan perangkat tidak mendukung. Tidak semua aplikasi dapat diinstal di perangkat yang sama lho. Mengenali perangkat kita sendiri akan membantu kita dalam memilih aplikasi yang pas ya sahabat G Jika suatu aplikasi tidak didukung oleh perangkat, maka jalan yang pas adalah perlu mencari versi yang lebih lama dari versi sebelumnya. Atau mencari lagi aplikasi yang sesuai dengan perangkat sahabat gci.
  3. Tidak tersedianya media penyimpanan yang sesuai. Sebelum proses instalasi dilanjutkan, biasanya aplikasi akan meninjau dulu nih apakah space memory yang ada cukup atau tidak. Sahabat Gci harus lebih teliti dalam mengenali tiap bagian dari perangkat sahabat.
  4. Tidak sesuai dengan tahap instalasi yang betul. Proses instalasi user akan dipandu dengan berbagai perintah yang sudah di format sebelumnya. Jadi apabila sahabat tidak melewati langkah yang sesuai, makan akan terjadi error atau kesalahan dalam pemakaian aplikasi nantinya. Harus lebih teliti ya.
  5. Aplikasi sudah terlalu jadul. Sekarang ini sudah banyak aplikasi yang di update atau diperbaharui. Kemudian versi yang lama ditinggalkan atau sudah tidak di dioperasi lagi. Sebagian aplikasi yang sudah versi lama ini sudah tidak bisa dipakai lagi, karena sifatnya yang sudah ketinggalan dan sistemnya yang tidak cocok dengan system computer yang semakin canggih saja.
  6. Aplikasi tidak bisa dijalankan. Jika sahabat Gci menemui kasus yang satu ini, maka cara yang kemungkinan bisa membantu adalah dengan melakukan restart. Karena sebagian aplikasi harus menyesuaikan terlebih dahulu. Biasanya aka nada perintah untuk merestart perangkat, namun jika tidak ada perintah dan program tidak bisa dijalankan, maka cara ini mungkin bisa dicoba.
4.10 MENGELOLA PERBAIKAN PADA INSTALASI SOFTWARE APLIKASI 

1.Analisa Crash Detail
Apabila software tidak bisa beraksi lagi, maka coba aktifkan tools WhatIsHang. Tools ini akan menganalisis, apakah masalahnya terletak pada interface, system, atau software.
 2. Nonaktifkan Program Yang lemot
 Apabila sebuah program hang dalam dan terus menerus loading, maka coba close beberapa applikasi yang sedang di buka, atau dengan kata lain, gunakanlah applikasi yang hanya diperlukan saja.
3. Rutin uninstall Software Software yang sudah tidak terlalu penting
Apabila Anda melihat ada yang salah saat proses uninstall, lebih baik segera gunakan tools IObitUninstaller. Pilih “Uninstall | Advance”, tools ini akan menjalankan routine uninstall seperti biasa, mencari, dan menyingkirkan sisa-sisa file dalam registry maupun hard disk. tandai driver tersebut dan klik “Clean up”. Tools akan menghapus semua file dan entri registry terkait driver sekaligus membuat sebuah backup copy. Apabila perlu, Anda dapat membatalkan penghapusan melalui “Management | Backup Copy”.
4. Close Proses Program Software secara efektif
Coba gunakan AppCrashView apabila anda menemukan sebuah software yang sering Crash. Tools ini secara otomatis akan menganalisis laporan kesalahan Windows dan menampilkan semua crash yang telah terjadi. Klik “Process File” untuk melihat program-program mana saja yang sering crash di dalam sistem. Setelah menggunakan AppCrashView, gunakan tools ProcessKO.
Tools ini akan berjalan secara otomatis dalam taskbar dan ditujukan bagi programmer yang ingin menguji software buatannya sendiri. Oleh karena itu, pengguna diijnkan membuat “Favorites” untuk proses yang dihentikan, yang selanjutnya dapat dimatikan dengan mudah melalui sebuah tombol.

3.11 MENERAPKAN INSTALASI JARINGAN KOMPUTER
Secara umum jaringan komputer terdiri atas lima jenis :
a) Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (resouce, misalnya printer) dan saling bertukar informasi.
b) Metropolitan Area Network (MAN)
Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televise kabel.
c) Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.
d) Internet
Sebenarnya terdapat banyak jaringan di dunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda. Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bias berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak compatibel dan berbeda. 
e) Wireless (Jaringan tanpa kabel), jaringan tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap komukasi yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. 

4.11 MENGINSTAL JARINGAN KOMPUTER
Instalasi Jaringan ZWCAD

Memasang lisensi jaringan ZWCAD berarti membuat klien memperoleh lisensi resmi dari peladen jaringan yang memperoleh lisensi ZWCAD. Lisensi jaringan ideal bagi organisasi menengah atau besar yang memerlukan banyak pengguna perangkat lunak sehingga memerlukan banyak biaya.
Admin dapat mengatur lisensi dengan mengizinkan, membatasi atau memesan lisensi untuk pengguna tertentu. Sebuah Network License Manager harus diinstal pada peladen dan komputer klien untuk mengonfigurasikan lisensi agar dapat digunakan. Setelah Anda membeli lisensi jaringan, ikuti beberapa langkah untuk menginstal, mengaktifkan, dan mengonfigurasi sebelum Anda menggunakan ZWCAD pada peladen dan klien.

Instalasi Peladen untuk Memberikan Lisensi kepada Klien
Jika sudah memiliki kode lisensi jaringan, Anda dapat memberikan akses kepada komputer klien. Namun sebelumnya harus menginstal ZWCAD Network License Manager pada peladen sebagai pengatur. Instalasi akan dimulai secara otomatis setelah memasukkan CD ke dalam komputer. Selanjutnya ikuti langkah berikut.

  1. Pilihlah versi 32 bit atau 64 bit sesuai dengan sistem operasi komputer Anda.
  2. Kemudian klik Install.
  3. Centang pada kolom Network License Manager.
  4. Selanjutnya klik Next.
  5. Centang pada kolom Accept license agreement dan klik Next.
  6. Spesifikasikan bagian Installation Location lalu klik Next.
  7. Instalasi akan berjalan hingga muncul kotak dialog yang terakhir, selanjutnya tekan Finish.
  8. Setelah proses ini selesai, matikan dan nyalakan kembali komputer Anda.
Usai instalasi peladen, Anda perlu mengaktifkan peladen dengan jaringan internet atau tanpa internet. Di bawah ini cara aktivasi peladen dengan internet.
  1. Buka program ZWCAD Network License Manager dari menu.
  2. Klik Activate pada layar.
  3. Isi dengan kode lisensi dan jumlah klien yang akan digunakan.
  4. Klik Verify.
  5. Isi informasi yang diperlukan seperti nama, e-mail, negara, perusahaan, dan industri.
  6. Klik Activate.
Setelah aktivasi selesai, Anda harus mengonfigurasikan peladen dengan langkah sebagai berikut:
  1. Buka ZWCAD Network License Manager pada menu.
  2. Pilih tab Config Services.
  3. Pilih atau ketik nama layanan jaringan lisensi.
  4. Temukan dan spesifikasi jenis dokumen yaitu Imgrd.exe, License File.lic, dan debug.log.
  5. Centang 2 kolom di bawah kotak dialog.
  6. Klik Save Service untuk menyimpan informasi sebagai konfigurasi peladen.
  7. Klik tab Service/License File.
  8. Pilih Configuration Using Services.
  9. Pilih nama yang sudah dispesifikasi.
  10. Centang kotak di samping LMTOOLS ignores license file path environment variables.
Konfigurasi lisensi selesai dan Anda dapat mengeluarkan lisensi untuk klien dengan cara:
  1. Klik tab Start/Stop/Reread.
  2. Lihat kembali peladen yang sudah dikonfigurasi dan disimpan pada kotak dialog di bawahnya.
  3. Klik Start Peladen dan lisensi akan segera berjalan.
  4. Pilih tab Server Status untuk melihat peladen benar-benar bekerja.
  5. Klik Perform Status Enquiry.
  6. Lihat status pada kotak teks di bawahnya. Anda dapat melihat jumlah lisensi yang sudah dikeluarkan.
Setelah proses memberikan lisensi selesai, Anda bisa melanjutkan instalasi pada komputer klien dilanjutkan dengan aktivasi. Jika semua prosedur telah dilakukan ZWCAD sudah dapat dioperasikan pada komputer peladen dan klien yang sudah mendapat lisensi.

3.12 MENERAPKAN PENGALAMATAN IP PADA JARINGAN KOMPUTER 

1.     Sebagai identitas perangkat yang mengakses jaringan
Secara sederhana IP Address berfungsi sebagai identitas perangkat yang mengakses jaringan, sama halnya dengan nomor telepon, didunia ini tidak boleh ada nomor telepon yang sama, kenapa? Karena nomor telepon merepresentasikan atau mewakili perangkat telepon yang digunakan serta orang yang menggunakannya.
Misalnya saja nomor telepon teman Anda (sebut saja namanya Mawar) adalah 081234567890 (hanya contoh), saat Anda ingin mengirim pesan singkat (SMS, WhatsApp) atau menelepon Mawar, maka Anda akan menghubungi nomor tersebut, begitupun sebaliknya saat Anda menerima pesan singkat (SMS) atau telepon dari nomor tersebut, maka Anda akan tahu bahwa itu adalah teman Anda (Mawar). Begitupun dengan IP Address, tidak boleh ada IP Address yang sama dalam jaringan yang sama.
Catatan: Merujuk pada contoh kasus diatas, nomor telepon seseorang umumnya jarang ganti, kalaupun sering pasti tidak tiap kali menelepon ganti nomor, ya kan? Jika dalam jaringan komputer, ada perangkat (misalnya komputer) yang IP Addressnya tetap (IP Address Statis) dan ada juga IP Address Dinamis, berubah setiap kali kita terhubung ke jaringan, misalnya perangkat kita terhubung ke jaringan nirkabel (wireless) di tempat kerja, kemudian disconnect lalu terhubung kembali, IP Address host pada perangkat kita akan berbeda dengan sebelumnya (sebelum disconnect).
2.     Mengidentifikasi skala jaringan yang digunakan
Penggunaan IP Address tidak sembarangan, bentuk IP Address versi 4 (IPv4) maksimal terdiri dari 12 digit dengan pemisah titik setiap 3 digit (contoh 180.235.148.14) atau hanya 6 digit (contohnya 127.0.0.1), dengan melihat IP Address sebenarnya kita dapat mengetahui seberapa besar jaringan tersebut berdasarkan alokasi IP Address yang tersedia, misalnya dengan melihat IP Address 192.168.1.100, kita akan tahu bahwa jaringan tersebut berskala kecil, hanya maksimal 254 host yang terhubung ke jaringan.
Untuk lebih jelasnya, perhatikan ulasan berikut:

IP Address dibagi kedalam 5 kelas, mulai dari kelas A, B, C, D hingga E, namun kelas D dan E tidak digunakan karena bukan alamat unicast.
IP Address kelas A memiliki karakteristik sebagai berikut

Oktet pertama bernilai 1 – 126. Dan Host ID-nya adalah oktet X.Y.Z. Sehingga jumlah host yang dapat terhubung dalam satu jaringan berjumlah 256x256x256 = 16.777.216 dikurangi 2 host yang tidak digunakan (0.0.0.0 dan 127.0.0.1) = 16.777.214 host (misal komputer atau smartphone).
Catatan: 256 merupakan jumlah angka dari 0 sampai 255.
IP Address kelas B memiliki karakteristik sebagai berikut

Oktet pertama bernilai 128 – 191. Dan Host ID-nya adalah oktet Y.Z. Sehingga jumlah host yang dapat terhubung dalam satu jaringan berjumlah 256×256 = 65.536 dikurangi 2 host = 65.534 host.
IP Address kelas C memiliki karakteristik sebagai berikut

Oktet pertama bernilai 192 – 223. Dan Host ID-nya adalah oktet Z. Sehingga jumlah host yang dapat terhubung dalam satu jaringan berjumlah 256 dikurangi 2 host = 254 host.
Jadi, IP Address 192.168.1.100 pada contoh diatas termasuk kelas C karena oktet awalnya berkisar antara 192 – 223.
3.     Dapat digunakan untuk melacak keberadaan perangkat yang mengakses jaringan
Trik sederhana untuk mengujinya adalah dengan mengetik keyword “where is my ip” pada mesin pencari (misalnya Google), pada hasil pencarian teratas akan muncul IP Address dari perangkat yang kita gunakan (misalnya Saya menggunakan laptop dengan mengakses jaringan wireless yang bersifat public) kemudian copy IP Address tersebut lalu buka situs iplocation.net (situs iplocation.net juga biasanya muncul pada hasil pencarian Google), paste IP Address yang tadi di-copy dari hasil pencarian Google pada kolom yang tersedia kemudian tekan Enter atau klik IP Lookup, hasil pencarian cukup lengkap. Kita dapat mengetahui Negara, Provinsi, hingga Kota asal IP Address tersebut, bahkan kita dapat mengetahui Internet Service Provider (ISP) yang digunakan oleh IP Address tersebut. Beberapa IP Address terdaftar pada suatu organisasi sehingga akn muncul pada hasil pencarian, juga latitude dan longitude. Misalnya Saya yang saat ini memasukkan IP Address 36.72.135.13 di situs iplocation.net, hasil pencarian menunjukkan:

IP Address : 36.72.135.13

Country : Indonesia
Region : West Java
City : Sumedang
ISP : PT Telekomunikasi Indonesia
Organization : PT Telkom Indonesia
Latitude : -6.7063
Longitude : 108.5570
Percobaan selanjutnya kita akan cari tahu informasi mengenai situs dosenit.com, sebelumnya kita harus mengetahui IP Address dari situs dosenit.com, cara yang paling mudah adalah dengan membuka Command Prompt (pada Sistem Operasi Windows) atau Terminal (pada Sistem Operasi Linux) lalu ketik perintah “ping dosenit.com” dan tekan Enter, maka akan muncul IP Address dari situs dosenit.com, copy IP Address tersebut ke situe iplocation.net dan paste pada kolom yang tersedia, klik IP Locate:
IP Address : 180.235.148.14

Country : Indonesia
Region : West Java
City : Sangereng (mungkin alamat server-nya)
ISP : ARDH GLOBAL INDONESIA, PT
Organization : PT. ARDH GLOBAL INDONESIA
Latitude : -6.1781
Longitude : 106.6300

4.12 MENGKONFIGURASI PENGALAMATAN IP PADA JARINGAN KOMPUTER
Ø  Pilih Start – Setting – Control Panel – Network Connections – klik cepat 2 kali atau klik kanan Open (seperti gambar di bawah ) :

Ø  Selanjutnya klik kanan local Area Connection  - pilih properties

Ø  Selanjutnya Pilih Internet  protocol (TCP/ IP) dan pilih tombol Properties

Ø  Selanjutnya aktifkan dengan memilih Use the following  IP address
·         Isikan Ip Address yang anda kehendaki
·         Isikan Subnet mask
·         Isikan Default gateway jika ada
Ø  Kemudian kalau anda menggunakan server dan koneksi internet , maka aktifkan IP DNS dengan memilih Use the following DNS server address
·         Isikan Preferred DNS server anda
·         Isikan Alternate DNS server
Catatan :
Abaikan settingan DNS ini kalau anda hanya koneksi secara peer to peer atau jaringan di LAB tanpa koneksi ke internet.
 Ø  Selanjutnya pilih ok

Ø  Lakukan hal yang sama untuk teman koneksi PC anda , dengan catatan  masukkan IP yang berbeda.

IP=10.20.30.25
Subnet Mask=255.255.255.224
Default Gateway=10.20.30.1
DNS Server=192.168.1.254
Alternet DNS Server= 202.134.0.15
Catatan :
Range IP dan Subnet Mask Default yang bisa anda gunakan  :
·         Kelas A 1.0.0.1 s/d 126.255.255.254 Subnet 255.0.0.0
·         Kelas B 128.0.0.1       s/d 191.255.255.254 Subnet 255.255.0.0
·         Kelas C 192.0.0.1       s/d 223.255.255.254 Subnet 255.255.255.0
Test Koneksi jaringan
Command atau tools yang paling sering digunakan  untuk uji keberhasilan konfigurasi jaringan :
ü  Ipconfig  :
Digunakan untuk menampilkan pengalamatan (Ip Address) dari PC yang telah di konfigurasi .
Pilih start – Program – Accesoris  - Command Prompt atau pada RUN ketikkan CDM
Ketikkan ipconfig kemudian enter
Pada gambar ditampilkan dua pengalamatan IP Address karena kebetulan saja PC saya menggunakan dua Lan Card
ü  Ping:
Digunakan untuk menampilkan test koneksi ke PC lain kalau koneksi sukses (terhubung) maka anda akan memperoleh konfirmasi Reply From172..

Tapi kalau koneksi anda gagal (belum terhubung, maka anda akan menerima konfirmasi :
o   Reguest timed out (koneksi anda gagal) atau
o   Unreachcable (tidak ada koneksi kabel sama sekali)
Konfigurasi Komputer Name dan Groupname jaringan
            Computer name atau name computer dijaringan pada dasarnya nama computer yang kita miliki dan biasanya secara default saat melakukan instalasi diawal kita telah diminta memasukkan nama dari computer yang kita gunakan . Namun jika diinginkan nama yang berbeda dari yang sebelumnya maka dapat dilakukan dengan langkah :
·         Buka windows explorer
·         Klik kanan my computer
·         Dan pilih properties
-pilih computer name dan pilih tombol Change
-isikan computer name dan workgroup yang anda inginkan
- selanjutnya isikan computer name anda dan workgroup
- pilih ok
Beberapa command dasar
Tools jaringan adalah command yang bisa digunakan untuk operasional dan maintenance jaringan. Berikut beberapa tools yang paling sering digunakan untuk maintenance  
jaringan :
Ipconfig          : digunakan untuk mengecek Ip address computer yang digunakan.
·         Ping                : digunakan untuk mengetahui apakah koneksi antara PC yang telah    dikonfigurasi berhasil atau tidak
·         Tracert           :  untuk  mengetahui Ip Public atau Ip DNS jaringan global  dan  mengetahui Ip-Ip Server jika jaringan dengan skala besar.
·         Netstat            : untuk menampilkan koneksi jaringan jaringan TCP/IP  yang sedang berlangsung dengan computer lain dan properties jaringan dan protocol secara detail.

·         Arp-a              :untuk menampilkan Ip static, table address resolution  protocol dll.

Senin, 20 Januari 2020

   PERMASALAHAN SAAT PERAKITAN KOMPUTER
1.   Masalah :
-    Komputer tidak mau menyala sama sekali
-    kipas power supply tidak berputar

Penyebab :
-    Tegangan Listrik tidak masuk ke power supply

Solusi :
-    Periksa dan perbaiki kabel anda yang menghubungkan dari listrik ke power supply.
-    Kalau belum bisa ulangi lagi, pastikan bahwa tegangan listrik bisa masuk ke power supply anda.

2.   Masalah :
-    Tegangan masuk power supply, tetapi lampu indicator cpu, indicator harddisk maupun lampu indicator monitor tidak menyala.

Penyebab :
-    Tegangan listrik tidak masuk ke motherboard anda

Solusi :
-    Bila berhasil menyalakan kipas power supply, tetapi belum menyala LED CPU, maka anda harus pastikan dan perbaiki posisi konektor power ke motherboard, karena jelas bahwa tegangan listrik tidak sampai ke motherboard. Anda juga harus memeriksa kabel power switch apakah sudah terhubung dengan benar ke pin pada motherboard.

3.   Masalah :
Power (tegangan listrik) bisa masuk ke motherboard, indicator monitor menyala, namun tampilan monitor kosong (blank).

Penyebab :
-    Hubungan pendek antara motherboard dan cashing.

Solusi :
-    Periksa kembali pemasangan motherboard anda, pastikan antara motherboard dan cashing sudah terpasang media isolator yang bisa menghambat hubungan pendek antara motherboard dan cashing. Biasanya sudah disediakan ketika kita membeli motherboard.

4.   Masalah :
Power (tegangan listrik) bisa masuk ke motherboard, indicator monitor menyala, namun tampilan monitor kosong (blank).

Penyebab :
-    Processor tidak terpasang dengan benar pada soketnya

Solusi :
-    Periksa dan pastikan apakah processor sudah terpasang dengan sempurna ke dalam soketnya. Kemudian periksa juga jumper CPU, untuk memastikan kalau frekuensi CPU pada jumper secara benar, lihat buku manual motherboard anda.

5.   Masalah :
Power (tegangan listrik) bisa masuk ke motherboard, indicator monitor menyala, namun tampilan monitor kosong (blank).

Penyebab :
-    Pemasangan RAM kurang sempurna,

Solusi :
-    Tekan kembali perlahan-lahan RAM pada soket motherboard, agar RAM tertanam sempurna pada soket motherboard. Atau cabut kembali RAM dan bersihkan dengan cara mengamplas secara pelan-pelan semua kaki atau pin dari RAM tersebut. Menurut pengalaman saya, pin-pin pada RAM kotor atau sedikit berkarat bisa menyebabkan gangguan.

6.   Masalah :
Power (tegangan listrik) bisa masuk ke motherboard, indicator monitor menyala, namun tampilan monitor kosong (blank).

Penyebab :
-    Pemasangan Card Monitor kurang sempurna,

Solusi :
-    Langkahnya sama dengan RAM, pastikan card monitor telah menempati soket pada motherboard dengan sempurna. Atau lepas kembali card monitor pada mainboard kemudian bersihkan kaki-kakinya, kalu sudah tanamkan kembali card monitor anda pada soket motherboard.

7.   Masalah :
Power (tegangan listrik) bisa masuk ke motherboard, indicator monitor menyala, namun tampilan monitor kosong (blank).

Penyebab :
-    Pemasangan kabel monitor kurang sempurna.

Solisi :
-    Periksa kembali kabel monitor yang menghubungkan antara VGA Card dan monitor. Pastikan bahwa pin-pin kabel monitor terpasang sempurna pada VGA Card. Kencangkan baut kabel monitor ke VGA card.


8.   Masalah :
Harddisk Tidak Terdeteksi

Penyebab :
-    Kabel Hardisk tidak terpasang dengan benar
-    Kabel Harddisk rusak
-    Kabel Power tidak terpasang dengan benar
-    Hardisk memang rusak

Solusi :
Periksa dan pastikan kembali kabel harddisk yang menghubungkan soket motherboard dengan hardisk. Kalau perlu cabut kembali dan pasangkan secara tepat dan benar kabel tersebut.
-    Pastikan juga kabel power hardisk sudah terpasang dengan benar.
-  Langkah di atas kalau sudah anda lakukan dengan benar, tetapi masih saja harddisk anda tidak terdeteksi, anda bisa menukar dahulu kabel harddisk yang lain. Ada kemungkinan kabel anda yang bermasalah.
-   Penggantian kabel sudah anda lakukan dan masih juga hardisk tidak terdeteksi, maka ada indikasi bahwa harddisk anda yang mengalami kerusakan, sehingga anda perlu mengganti harddisk yang lain.

Silahkan anda baca pada artikel lain di blog merakit kompuetr di halaman lain
9.   Masalah :
CD ROM Tidak Terdeteksi

Penyebab :
-    Kabel CD ROM tidak terpasang dengan baik dan benar
-    Kabel CD ROM rusak
-    Kabel Power tidak terpasang dengan benar
-    CD ROM kemungkinan rusak

Solusi :
-    Periksa dan pastikan kembali kabel CD ROM yang menghubungkan soket motherboard. Kalau perlu cabut kembali dan pasangkan secara tepat dan benar kabel tersebut.
-    Pastikan juga kabel power CD ROM sudah terpasang dengan benar.
-    Langkah di atas kalau sudah anda lakukan dengan benar, tetapi masih saja CD ROM anda tidak terdeteksi, anda bisa menukar dahulu kabel CD ROM yang lain. Ada kemungkinan kabel anda yang bermasalah.
-    Penggantian kabel sudah anda lakukan dan masih juga CD ROM tidak terdeteksi, maka ada indikasi bahwa CD ROM anda yang mengalami kerusakan, sehingga anda perlu mengganti CD ROM yang lain.

10. Masalah :
-    ketika komputer dinyalakan terdengar bunyi beep 1 panjang dan 2 pendek

Penyebab :
-    VGA card tidak terpasang dengan baik

Solusi
-   Caranya sama seperti yang sudah saya kemukakan sebelumnya, yaitu pastikan kembali VGA card terpasang dengan sempurna pada soket motherboard. Anda bisa melepas kembali VGA card monitor pada mainboard kemudian bersihkan kaki-kakinya, kalau sudah tancapkan kembali VGA card anda pada soket motherboard.

PERMASALAH SAAT PROSES MENGINSTAL OS
1. Pada saat kita meng-install windows terkadang terjadi kemacetan pada saat progress berjalan. Progress jadi berhenti dan tidak bisa berjalan. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa hal :


Bisa Jadi CD Windows XP yang anda gunakan sudah tidak bagus lagi (Sudah
tergores-gores) sehingga tidak bisa terputar dan akhirnya macet.
Bisa jadi head pada CD/DVD ROM anda kotor sehingga tidak bisa membaca  
   data yang ada pada Track CD Windows anda.



Cara Mengatasinya :
Kalau memang itu dikarenakan CD Windows anda sudah tidak bagus maka sebaiknya ganti CD Windows yang lain. Atau coba bersihkan pakai alkohol kemudian coba kembali.
Kalau bukan karena itu maka coba bersihkan head CD/DVD ROM anda menggunakan alkohol. Setelah anda bersihkan usahakan sbelum dipakai pastikan head tersebut betul-betul kering. Head CD/DVD ROM ada pada bagian tengah, kecil, tampak seperti kaca bening.



2. Pada saat penginstalan sistem operasi Windows XP terkadang ada beberapa data tertentu yang tidak bisa tercopy seperti shell32, winlogon.exe dll.



Hal ini biasa terjadi pada saat kita menginstall ulang komputer. Hal ini terjadi karena pada saat pengistalan masih terdapat bekas install sebelumnya yang belum hilang. Sehingga pesan yang muncul biasanya “tidak bisa di copy” tentunya dalam bahasa Inggris.



Cara mengatasinya :
Apabila ada beberapa data yang tidak bisa tercopy maka pada saat pengistalan berhenti dan tampil pesan data yang tidak bisa dicopy tersebut maka buka CD/DVD ROM anda, kemudian angkat CD-nya kemudian pasang kembali lalu tekan enter untuk TRY.
Cara yang lain adalah pertama-tama coba bersihkan head CD/DVD ROM anda menggunakan alkohol kemudian coba kembali. Apabila hal tersebut masih berlanjut maka satu-satunya cara adalah Backup semua data anda kemudian remove semua partisi yang ada kemudian partisi ulang lalu lakukan penginstalan kembali.



3. Pada saat penginstalan sistem operasi Windows XP terkadang terasa lama. melebihi waktu normal peginstalan. Ingat waktu normal penginstalan sistem operasi Windows XP yaitu 20 menit. Apabila sudah melebihi waktu tersebut maka itu sudah tidak normal.



Hal tersebut disebabkan karena CD/DVD ROM terlalu panas sehingga tidak bisa memutar CD Windows yang ada didalamnya. Akhirnya data akan lambat tercopy. Apabila ini terjadi ujung-ujungnya adalah BLUE SCREEN dan pesan yang muncul adalah DUMP MEMORY. Perangkat sudah tidak mampu mengatasinya.



Cara Mengatasinya :
Apabila hal tersebut terjadi (BLUE SCREEN) maka buka CD/DVD ROM anda kemudian biarkan beberapa saat sampai dingin kembali. setelah itu tutup kemudian biarkan kembali beberapa saat. Turn Off komputer anda dan biarkan beberapa saat. Setelah sekitar 1/2 jam baru lakukan kembali penginstalan.



4. Komputer Terasa Lambat, Inilah masalah yang paling sering dialami oleh pengguna komputer. Tiba-tiba loading komputer lambat, membuka software lambat, dsb. Jika mengalami seperti ini teliti apakah space hardisk terlalu penuh.



Cara Mengatasinya :
Bersihkan hardisk dari file-file yang sudah tidak dibutuhkan lagi agar komputer bisa “bernafas” lega. Gunakan juga fitur Disk Cleanup yang sudah ada di Windows untuk menghapus file-file sampah yang tidak berguna. Selain itu, coba cek startup program diRun - > msconfig -> startup, dan disable software yang tidak diperlukan dari daftar startup program. Terlalu banyak program yang diload saat startup inilah yang seringkali menyebabkan komputer terasa lambat.



5. Download Terasa Lambat, jika kamu merasa proses download atau membuka website terasa lambat, maka :
Cara Mengatasinya :
Cek apakah ada program background yang sedang berjalan dan menggunakan koneksi internet. Windows Update, Antivirus Update, sinkronisasi email client, dsb terkadang membuat proses download menjadi lambat. Tunggu proses tersebut selesai dan kecepatan internet akan kembali normal. atau
Uji kecepatan internet dengan SpeedTest.net. Jika kecepatan internet tidak sesuai dengan paket yang kamu gunakan, dan internet terasa lambat, coba restart modem atau rooter. Matikan sejenak dan lepas dari power jika perlu. Setelah beberapa menit nyalakan kembali dan lihat apakah koneksi internet sudah kembali normal.

6.Komputer Restart Terus Menerus
Untuk mengatasi masalah ini pastikan Windows dalam keadaan up to date. Update antivirus dan scan komputer secara menyeluruh. Virus dan bug Windows terkadang menyebabkan restart secara tiba-tiba.
Selain itu overheat juga seringkali menjadi penyebabnya. Bersihkan komputer terutama di bagian ventilasi, bersihkan dari debu, dan lihat apakah fan masih berputar dengan normal. Komputer akan restart / mati secara otomatis jika mengalami overheat.
Driver yang bermasalah juga bisa menjadi penyebab restart yang terus menerus. Download driver terbaru dari situs officialnya, mulai driver graphic card, motherboard, network card, dsb. Install driver versi up to date tersebut.

7. Munculnya Pop-up di Desktop
Hal ini disebabkan oleh adware yang terinstall bersama software-software tertentu. Terkadang ada software tertentu yang menawarkan solusi seperti PC Speed-up, PC Speed Pro, dan nama yang mirip dengan itu. Beberapa software tersebut mungkin memang berguna, tetapi banyak juga yang tidak berguna dan malah menimbulkan masalah (adware,dsb)
Untuk mengatasi adware tersebut, scan komputer kamu menggunakan antivirus yang kamu gunakan dan MalwareBytes Anti-malware

8.Wi-Fi Bermasalah
Mungkin kamu sering mengalami Wi-Fi yang sering terputus dan bermasalah? Pastikan komputer kamu mendapatkan sinyal Wi-Fi yang kuat. Pastikan juga driver wireless card kamu sudah up to date. Setelah itu gunakan fitur Troubleshoot Problem dengan klik kanan icon Wi-Fi di taskbar dan pilih Troubleshoot Problems. 

9. Masalah Website Security Certificate
Seringkali ketika membuka website tertentu akan muncul masalah seputar security certificate. Hal ini biasanya disebabkan oleh jam komputer yang salah. Atur kembali jam di komputer hingga menunjukkan waktu yang tepat. Jika jam terus berubah setelah komputer dimatikan, mungkin baterai CMOS komputer kamu sudah habis sehingga kamu perlu menggantinya.
Selain itu bersihkan cache dan cookies browser kamu menggunakan CCleaner. Hal ini seringkali bisa menyembuhkan masalah security certificate saat browsing ke website-website tertentu.

10. Software Favorit Tidak Berjalan di PC Baru
Jika software favorit kamu tidak berjalan di PC baru, coba lihat apakah software tersebut kompatibel dengan sistem PC baru tersebut. Banyak software untuk Windows XP tidak bisa berjalan di Windows 8. Beberapa software juga memerlukan aplikasi lain untuk bisa berjalan. Misalnya saja ada software yang butuh .NetFramework, Java, atau Flash agar bisa berjalan dengan normal.
Pastikan semua kebutuhan software tersebut terpenuhi dan software tersebut kompatibel dengan PC baru kamu. Jika tidak, maka segera cari alternatif software yang memiliki fungsi serupa.

Pc Analiser( Matherboard,Ram.Procesor) 3.12    Menerapkan pengalamanatan             4.12    Mengkonfigurasi pengalamatan             IP ...